Bupati Purwakarta Targetkan Seluruh Guru dan ASN Divaksin Covid-19

PURWAKARTA – Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta menargetkan seluruh guru, tenaga pengajar dan ASN di wilayah tersebut disuntik vaksin Covid-19. Hal itu dilakukan untuk pemenuhan vaksinasi sebelum agenda Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas dilakukan.

“Hari ini, kita menyelesaikan sisa dari tenaga pengajar atau guru yang belum di vaksin. Saat ini untuk guru atau tenaga pengajar yang sudah di vaksin baru 91 persen, maka dari itu hari ini kita selesaikan,” ujar Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika usai meninjau vaksinasi massal di GOR Purnawarman, Purwakarta, Kamis (17/6/2021).

Menurutnya, untuk perencanaan PTM terbatas itu bakal di buka pada awal tahun ajaran baru, yang rencananya akan dimulai pada 12 juli 2021. “Namun, kita akan lihat dulu bisa tidak dilaksanakan, setelah kita lihat perkembangan pergerakan laju penyebaran Covid-19. Kalau misalkan masih tinggi bakal ditunda terlebih dahulu. Tapi untuk persiapan, vaksinasi covid-19 untuk guru, harus tercapai target 100 persen,” kata Ambu Anne.

Ia juga menegaskan, bahwa para guru dibawah naungan Disdik maupun Kemenag Kabupaten Purwakarta dipastikan akan mendapat suntikan vaksin semua. “Semua guru atau tenaga pengajar di Kabupaten Purwakarta bakal di vaksin semua,” ujarnya.

Selain guru atau tenaga pengajar, kata dia, hari ini juga dilakukan vaksinasi bagi PNS dan pegawai non PNS yang belum di vaksin. “Targetnya hari ini 2000 orang di vaksin,” ujarnya.

Vaksinasi Untuk Panitia Pilkades

Pemkab Purwakarta, juga akan menggelar vaksinasi massal terhadap para panitia Pilkades. Vaksinasi ini, akan dilaksanakan secara bertahap, mulai Sabtu 19 Juni 2021 mendatang, adapun target sasarannya, 3.000 panitia yang akan menerima vaksin.

Menurut Ambu Anne, menjelang pilkades serentak yang akan diselenggarakan 25 Agustus mendatang, segala sesuatunya harus dipersiapkan. Apalagi, momentum pilkades ini digelar pada saat masa pandemi. “Untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, kami akan melaksanakan vaksinasi kepada para panitia,” ujarnya.

Karena itu, lanjut Anne, pihaknya melakukan rapat persiapan pelaksanaan vaksinasi bagi panitia pilkades serentak. Rapat virtual tersebut, diikuti para Camat dan Kepala Puskesmas.

Pelaksanaan vaksinasi massal ini, target sasarannya 3.000 orang. Jika tak ada aral melintang, vaksinasi akan digelar di masing-masing kantor kecamatan. Cara ini, merupakan ikhtiar pemerintah untuk memutus mata rantai penularan Covid-19, yang saat ini kondisinya semakin mengkhawatirkan. (*)

Bagikan :

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Maaf klik kanan di Nonaktifkan !!!