Audisi Pasanggiri Mojang Jajaka Kabupaten Purwakarta 2025 Resmi Digelar

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta melalui Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) kembali menggelar Audisi Pasanggiri Mojang Jajaka (Moka) Kabupaten Purwakarta 2025 dengan mengusung tema “Ngawangun Nonoman Ngarojatkeun Purwakarta Istimewa”. Kegiatan berlangsung di GOR Disporaparbud, Sabtu (27/9/2025).

Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta, Nina Herlina, dalam sambutannya menegaskan bahwa Pasanggiri Mojang Jajaka merupakan ajang penting bagi generasi muda, khususnya generasi Z.

“Ini adalah ajang untuk generasi muda yang sangat diperlukan, sehingga potensi positif dalam diri mereka bisa dikembangkan. Pesan saya kepada peserta, pertama gali potensi diri yang ada. Kedua, tetap tenang dan percaya diri, tapi jangan berlebihan, agar potensi bisa keluar maksimal,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Paguyuban Mojang Jajaka Kabupaten Purwakarta, Ihsan Maulana, menjelaskan bahwa pelaksanaan tahun ini berbeda dengan sebelumnya.

“Tahun 2025 ini kita mengadakan kembali ajang Mojang Jajaka tingkat pelajar. Jadi ada dua kategori, yaitu kategori pelajar untuk usia 16–18 tahun yang masih bersekolah, dan kategori dewasa bagi yang sudah lulus. Tujuannya agar potensi generasi muda bisa digali sejak remaja, sehingga ke depan mereka mampu menjadi duta pariwisata dan kebudayaan Purwakarta,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 340 orang. Dari jumlah tersebut akan diseleksi hingga terpilih 20 pasang (40 orang) Mojang dan Jajaka terbaik.

“Sejak 2023 hingga 2024, Mojang Jajaka Purwakarta sudah banyak menorehkan prestasi, bahkan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Harapannya tahun ini lahir generasi baru yang unggul, yang bisa mengangkat Purwakarta Istimewa melalui pariwisata dan budaya,” tambah Ihsan.

Dengan adanya Pasanggiri Mojang Jajaka, Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Paguyuban Mojang Jajaka Purwakarta (PMJP) berkomitmen menjadikan ajang ini sebagai wadah pembinaan generasi muda agar terus melahirkan duta-duta daerah yang berprestasi, kreatif, dan berdaya saing tinggi. (ME – PRO 93.10 FM)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)