Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Purwakarta Berikan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Bencana

PURWAKARTA – BPBD Purwakarta telah memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana angin kencang di dua kecamatan. Kejadian tersebut terjadi pada hari Senin, 28 Oktober 2024, sekitar pukul 19.20 WIB, yang mengakibatkan kerusakan di Kampung Cibukarame RT 12 RW 04 dan Kampung Cikuda RT 02 RW 01, Desa Sukamaju, Kecamatan Sukatani.

Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Purwakarta, Arip Saripudin, menjelaskan bahwa delapan rumah di Sukatani dan tujuh rumah di Cilalawi mengalami kerusakan akibat angin kencang.

“Setelah menerima laporan dari desa dan kecamatan, kami segera menerjunkan anggota untuk melakukan assessment di daerah terdampak,” jelas Arip kepada pro fm pada Rabu, 30 Oktober 2024.

Berdasarkan hasil assessment, BPBD Purwakarta memberikan bantuan berupa 12 buah terpal dan 12 buah matras, serta paket hygiene kit untuk empat keluarga yang memiliki anak kecil. Di Desa Cilalawi, bantuan serupa juga diberikan, termasuk terpal dan matras, serta 5 paket hygiene kit. Jadi total bantuan yang diberikan terpal 19 buah dan Matras 19 buah dan Hygien kit 5 paket.

Selain itu, Arip menambahkan bantuan juga diterima oleh masyarakat di Nangewer yang terdampak angin puting beliung. Kerusakan yang terjadi terutama pada atap rumah, di mana genting dan asbes terbawa oleh angin kencang.

“Bantuan diterima langsung oleh kepala desa dan disalurkan kepada warga. Kami juga mengatasi pohon tumbang di sekitar Polsek Sukatani yang mengganggu lalu lintas. Kami berkoordinasi dengan pihak PLN untuk mengatasi kabel yang putus dan mengganggu pasokan listrik ke rumah warga,” tambah Arip.

BPBD Purwakarta mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati mengingat saat ini telah memasuki musim penghujan. Masyarakat di daerah rawan longsor dan banjir diharapkan tidak membuang sampah sembarangan agar saluran air tetap lancar.

“Kami meminta warga untuk siap siaga dan berhati-hati, terutama bagi mereka yang tinggal di sekitar tebing,” tutup Arip. (PRO 93.10 FM Purwakarta)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)