Pj. Bupati Purwakarta Lantik Pejabat Fungsional untuk Perkuat Birokrasi dan Layanan Publik

PURWAKARTA – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Purwakarta berlangsung dengan penuh khidmat bertempat di Aula BKPSDM, Jumat, 10 Januari 2025.

Sebanyak 21 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemkab Purwakarta dilantik sebagai pejabat fungsional tertentu, diantaranya Analis SDM Aparatur, Perencana, Guru, Penata Perizinan, dan Penata Kelola Perumahan. Pelantikan tersebut dipimpin oleh Penjabat (Pj) Bupati Purwakarta, Benni Irwan, yang menegaskan bahwa langkah ini adalah bagian dari upaya untuk memperkuat birokrasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Di awal tahun 2025 ini, kita menyaksikan saudara-saudara kita yang baru saja dilantik dalam jabatan fungsional. Langkah ini bertujuan untuk mengisi formasi yang kosong di beberapa organisasi perangkat daerah. Ini adalah langkah penting untuk memperkuat kinerja aparatur pemerintah daerah dalam pembangunan dan pelayanan masyarakat,” ujar Benni dalam sambutannya.

Pj. Bupati Benni menambahkan bahwa kebijakan pengangkatan pejabat fungsional merupakan bagian dari transformasi birokrasi yang lebih efisien dan efektif. Pemerintah telah memangkas beberapa jabatan struktural dan mengalihkan pegawai ke jabatan fungsional untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan publik. Keputusan ini juga diambil dengan tujuan untuk menciptakan alur karier yang lebih jelas dan peluang pengembangan yang lebih baik bagi aparatur sipil negara (ASN).

“Jabatan fungsional menawarkan alur karier yang lebih cepat dan terukur. Selain itu, pemangku jabatan fungsional akan mendapatkan tunjangan fungsional sesuai dengan jenis jabatan, serta memiliki peluang untuk terus mengembangkan keterampilan dan pengetahuan sesuai bidang tugasnya,” tambah Benni.

Dalam kesempatan ini, Benni juga menegaskan pentingnya uji kompetensi sebagai salah satu syarat pengangkatan pejabat fungsional. Uji kompetensi ini bertujuan untuk memastikan bahwa setiap ASN yang diangkat memiliki kemampuan yang memadai dalam menjalankan tugasnya, sekaligus meningkatkan efisiensi dan produktivitas organisasi.

“Pelantikan ini bukan hanya seremonial, tetapi telah melalui mekanisme yang transparan dan sesuai regulasi, termasuk rekomendasi teknis dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Kami percaya bahwa dengan adanya uji kompetensi, kita dapat mengoptimalkan kinerja pemerintah daerah,” jelas Benni.

Benni juga menekankan pentingnya meningkatkan kinerja dan etos kerja dalam pelayanan publik. Menurutnya, semangat bekerja keras, cerdas, dan ikhlas adalah kunci utama dalam memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. Ia berharap agar pejabat yang baru dilantik dapat memberikan pengabdian terbaik dan berinovasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Purwakarta.

Sebelum mengakhiri sambutannya, Benni mengingatkan bahwa sebagai ASN, setiap individu harus terus beradaptasi dengan ritme kerja pimpinan daerah dan tetap profesional dalam menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)