PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta secara resmi melepas 308 Jemaah Haji asal Purwakarta yang tergabung dalam Kloter 23, pada Minggu, 25 Mei 2025, bertempat di Tanjung Gede, Cilodong, Kecamatan Bungursari. Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Purwakarta, Abang Ijo Hapidin.
Jemaah Kloter 23 ini bergabung dengan 130 Jemaah dari Kabupaten Majalengka dan 7 orang petugas haji, sehingga total keseluruhan berjumlah 445 orang. Kloter 23 merupakan gelombang kedua dari Kabupaten Purwakarta, setelah kloter 5 diberangkatkan pada 6 Mei 2025.
Tahun ini, ibadah haji mengusung tema “Haji Ramah Lansia”, sebagai bentuk perhatian khusus terhadap jemaah lanjut usia agar tetap nyaman dan aman selama beribadah.
Jemaah Termuda dan Tertua
Dari 308 jemaah asal Purwakarta, Azizah Feiriyah (20 tahun) dari Kecamatan Sukatani (KBIHU Al Muhajirin) tercatat sebagai jemaah termuda. Sementara Ining (82 tahun) dari Kecamatan Plered (KBIHU Al Muthohhar) merupakan jemaah tertua.
Harapan dan Doa dari Pemerintah Daerah
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Abang Ijo Hapidin menekankan bahwa ibadah haji adalah perjalanan spiritual yang mendalam, dan merupakan impian bagi setiap umat Islam.
“Ini bukan sekadar harapan, tapi jawaban dari doa-doa panjang para jemaah yang telah menanti hingga 15 tahun lamanya. Hari ini adalah hari yang dinanti-nanti. Atas nama Pemerintah Kabupaten Purwakarta, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji,” ujar Abang Ijo.
Ia juga mendoakan agar seluruh jemaah diberikan kesehatan, kelancaran dalam beribadah, serta kembali ke tanah air dengan selamat dan menjadi haji yang mabrur.
“Mudah-mudahan para jemaah haji Purwakarta diberikan kesehatan, panjang umur, dan bisa kembali ke tanah air dalam keadaan sehat walafiat, serta menjadi haji yang mabrur,” tambahnya. (PRO 93.10 FM)


