Bupati Purwakarta Buka Pusdiklat Paskibaraka Kecamatan: Lanjutan Program Bela Negara untuk 38 Siswa

PURWAKARTA – Sebanyak 38 siswa dari delapan kecamatan di Kabupaten Purwakarta mengikuti Pusat Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Paskibaraka Tingkat Kecamatan Purwakarta. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein (Om Zein) pada Kamis, 7 Agustus 2025 di Bale Mandala Karsa, SKB Purnawarman.

Program ini merupakan kelanjutan dari pembinaan bela negara yang sebelumnya dilaksanakan di barak militer Resimen Artileri Medan 1/Sthira Yudha Sadang, dan menjadi rangkaian persiapan menjelang HUT RI ke-80 pada 17 Agustus 2025.

Pembinaan Lanjutan dan Pengukuhan Paskibaraka Kecamatan Purwakarta

Dalam sambutannya, Bupati Om Zein menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi lanjutan dari pembinaan bela negara sebelumnya.

“Ini kegiatan bela negara lanjutan setelah dari barak militer. Anak-anak ini masih dalam pantauan, dan kini kembali dibina. Nanti akan kita kukuhkan menjadi Pasukan Pengibar Bendera pada 17 Agustus tingkat Kecamatan Purwakarta, dengan pengukuhan pada 14 Agustus,” ujar Om Zein.

Peserta Tersebar dari Delapan Kecamatan, Fokus di Kecamatan Purwakarta

Menurut Aries Rapelianto, Kepala Bidang Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Ketahanan Sosial Budaya dan Agama pada Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Purwakarta, dari 38 peserta, 29 orang akan bertugas di Kecamatan Purwakarta, sementara 9 lainnya bertugas di Kecamatan Darangdan.

Ia menambahkan, pelatihan akan dipusatkan di Desa Citalang, yang juga menjadi lokasi pengibaran bendera. Aries juga menjelaskan bahwa Kecamatan Purwakarta menjadi satu-satunya kecamatan yang belum membentuk Paskibaraka sejak awal, sehingga pelatihan ini menjadi penting.

“Besok mulai pelatihan langsung di lokasi. Mereka akan bertugas di Kecamatan Purwakarta karena PHBN (Peringatan Hari Besar Nasional) belum dilaksanakan di kecamatan ini. Di kecamatan lain, seleksi sudah selesai sejak sebulan lalu,” ujar Aries.

Peserta Paskibaraka: Siswa SMA, SMK, dan PKBM

Peserta pusdiklat terdiri dari siswa-siswi SMA, SMK, dan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) setara paket C. Sebanyak 16 siswa dari total peserta saat ini juga sedang melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

Orang Tua Peserta: Ada Perubahan Positif Setelah Pelatihan Militer

Orang tua siswa pun merasakan dampak positif dari kegiatan ini. Hani, orang tua dari Rifki, peserta asal Kecamatan Pasawahan, menyampaikan bahwa anaknya kini menjadi lebih disiplin.

“Alhamdulillah, sekarang sudah tidak begadang lagi, nurut sama orang tua. Yang tadinya suka bolos, sekarang sudah tidak. Banyak perubahan positif,” ujar Hani.

Program Bela Negara: Membentuk Generasi Muda Disiplin dan Nasionalis

Pusdiklat Paskibaraka ini menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter generasi muda Purwakarta melalui pendekatan disiplin militer, nasionalisme, dan tanggung jawab sosial. Pemkab Purwakarta berharap program ini dapat terus berlanjut di tahun-tahun mendatang, untuk mencetak kader-kader muda yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara. (PRO 93.10 FM)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)