Gelar Produk Pasar Pasisian Leuweung ke-2 Tahun 2024 Dorong Peningkatan Ekonomi Lokal Petani Hutan

PURWAKARTA – Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Cabang Dinas Kehutanan Wilayah II bersama Pemerintah Kabupaten Purwakarta menyelenggarakan Gelar Produk Pasar Pasisian Leuweung ke-2 Tahun 2024 dengan tema “Bersama Melestarikan Hutan dan Mensejahterakan Rakyat.” Acara tersebut berlangsung pada Minggu, 20 Oktober 2024 di halaman Bakorwil Purwakarta dan dihadiri oleh Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat Dodit Adrian Pancapana, Sekretaris Badan Standarisasi Instrumen Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kementerian LHK, serta jajaran Forkopimda.

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat, Dodit Adrian Pancapana, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendorong para petani pengelola hutan agar dapat menjual produk-produk hasil hutan mereka secara langsung kepada masyarakat. “Kami terus berupaya mendukung agar petani yang mengusahakan nafkah keluarganya di pinggir-pinggir hutan bisa memasarkan produknya langsung, sehingga mereka bisa memperoleh keuntungan lebih besar dari jerih payah mereka,” ujar Dodit.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal di daerah seperti Purwakarta, Subang, dan Karawang, tetapi juga untuk memperkenalkan turisme kehutanan. Dodit berharap bahwa produk-produk hasil hutan yang berkualitas dapat lebih dikenal di tingkat nasional dan bahkan dipasarkan secara daring. “Kami ingin potensi yang ada ini dioptimalkan, sehingga produk dari daerah-daerah ini bisa lebih dikenal luas,” tambahnya.

Pj Bupati Purwakarta Benni Irwan mengapresiasi kegiatan ini dan menekankan pentingnya koordinasi antara pemerintah daerah, kecamatan, dan desa agar kegiatan serupa bisa lebih sering diadakan di berbagai tingkatan pemerintahan. Ia mendorong agar inisiatif seperti ini dapat dilakukan lebih sering dan melibatkan lebih banyak kelompok masyarakat. “Event seperti ini sangat penting untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk-produk unggulan dari kelompok tani hutan dan masyarakat desa,” ungkap Benni.

Ia juga berharap agar kegiatan serupa bisa dilaksanakan lebih rutin, bahkan setiap minggu, dengan lokasi yang berbeda-beda di desa dan kecamatan, untuk semakin memperkenalkan produk-produk lokal kepada masyarakat luas. (PRO 93.10 FM Purwakarta)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)