PURWAKARTA – Dalam peringatan Hari Jadi Purwakarta ke-193 dan Kabupaten Purwakarta ke-56, Penjabat Bupati Purwakarta, Benni Irwan, mengajak para ASN untuk menjadi garda terdepan dalam mewujudkan visi Kabupaten Purwakarta. Upacara peringatan ini dirangkaikan dengan Apel Disiplin ASN yang bertempat di Taman Pasanggrahan Padjadjaran.
Benni Irwan menegaskan bahwa visi jangka panjang Kabupaten Purwakarta, yakni menjadi Kabupaten Purwakarta Maju, Mandiri, dan Berkelanjutan dalam 20 tahun ke depan, bukan sekadar slogan. “Visi ini harus diwujudkan melalui langkah-langkah konkret, program pembangunan yang terukur serta kolaborasi yang erat antara pemerintah, swasta, dan masyarakat,” ujar Benni.
Benni menekankan pentingnya komitmen bersama untuk menjadikan Kabupaten Purwakarta maju dalam berbagai bidang, mandiri dalam perekonomian, dan berkelanjutan dalam pembangunan. Ia mengajak seluruh ASN untuk berkomitmen menjadi bagian dari perubahan positif dengan memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. “Disiplin adalah kunci kesuksesan dalam setiap aspek kehidupan. Disiplin waktu, disiplin kerja, dan disiplin diri adalah modal untuk mewujudkan cita-cita yang akan kita raih bersama,” tambahnya.
Dalam peringatan Hari Jadi Purwakarta ini, Benni mengajak untuk memaknai momen ini dalam tiga hal utama: retrospektif, introspeksi, dan prospektif.
Makna Retrospektif: Menggunakan momen ulang tahun ini untuk melihat masa lalu sebagai mata rantai sejarah yang bernilai sebagai referensi untuk menapaki masa kini dan masa depan.
“Intinya bapak ibu jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Mari kita belajar dari sejarah, mari kita belajar dari proses-proses yang sudah pernah kita lalui di masa-masa sebelumnya,” kata Benni.
Makna Introspeksi: Menggunakan momen ini sebagai sarana untuk mawas diri dan introspeksi. Dengan demikian, setiap estafet perjalanan kehidupan mampu memberikan jawaban atas persoalan kekinian dan responsif terhadap tantangan masa depan.
“Jadikan momentum ini sebagai sarana untuk lebih mawas diri atau mengintrospeksi diri,” jelasnya.
Makna Prospektif: Berupaya menyiapkan konsep besar, desain, atau formula masa depan yang berlandaskan realitas dan dinamika kekinian tanpa melupakan nilai-nilai dan peristiwa bersejarah di masa lalu.
“Mudah-mudahan ini bisa kita pahami bersama. Momentum ini mudah-mudahan bisa kita maknai dalam tiga hal tersebut,” kata Benni.
Sebagai abdi negara yang melayani masyarakat, ASN harus menjunjung tinggi nilai-nilai pelayanan, akuntabilitas, kompetensi tinggi, dan berdaya saing. Harmonis dalam bekerja sama, loyal terhadap tugas dan visi bersama, adaptif dalam menghadapi perubahan, serta kolaboratif dalam membangun sinergi antar unit kerja dan masyarakat.
Benni Irwan juga menekankan pentingnya memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pelayanan publik. Ia menyarankan agar ASN terus meningkatkan upaya-upaya pelatihan dan pembelajaran secara berkelanjutan agar menguasai kemajuan teknologi informasi. “Ini akan membantu kita melaksanakan tugas dengan baik,” jelas Benni.
Ia juga menekankan bahwa roda pemerintahan dan pelayanan publik tidak boleh terhenti sedikit pun. “Roda pemerintahan harus jalan, pembangunan harus jalan, pelayanan publik juga harus jalan. Ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” tutup Benni. (PRO 93.10 FM)


