PURWAKARTA – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah pada 27 November 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Purwakarta menggelar sosialisasi Tiga Pilar yang melibatkan Pemerintah Daerah, TNI, dan Polri. Acara ini diadakan di Hotel Harper Kecamatan Bungursari, bertujuan untuk meningkatkan sinergitas dan koordinasi demi suksesnya Pilkada serentak.
Ketua KPU Kabupaten Purwakarta, Dian Hadiana, menyatakan bahwa inisiatif sosialisasi ini diambil untuk memperkuat peran Tiga Pilar dalam mendukung keberhasilan Pilkada. “Keberadaan Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kepala desa di tingkat bawah sangat penting untuk memberikan informasi yang lebih efektif kepada masyarakat,” ujar Dian, pada Selasa, 30 Juli 2024.
Dian menambahkan, kegiatan sosialisasi ini juga bertujuan untuk meningkatkan sinergitas antara semua pihak terkait, mulai dari tingkat kabupaten hingga desa. “Kegiatan ini akan diturunkan hingga tingkat kecamatan, melibatkan PPK, camat, kapolsek, danramil, kepala desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan Ketua PPS,” jelas Dian.
Menurut Dian, ada dua tujuan utama dari sosialisasi ini. Pertama, memberikan pemahaman dan pendidikan pemilih kepada masyarakat. “Kami ingin pemilih di Purwakarta menjadi lebih cerdas, sehingga kualitas Pilkada nanti akan lebih baik,” ujar Dian. Kedua, meningkatkan partisipasi pemilih, dengan target mempertahankan atau bahkan meningkatkan partisipasi hingga 85%.
Kapolres Purwakarta, AKBP Lilik Ardhiansyah, menyatakan bahwa pihaknya telah mempersiapkan diri menyongsong Pilkada serentak dengan mengidentifikasi berbagai potensi kerawanan. “Kami dari Polres sudah mempersiapkan sistem dan metode cara bertindak untuk menanggulangi potensi tersebut,” ujar Lilik.
Lilik menambahkan, konsep Tiga Pilar sangat mendukung sinergi untuk memetakan dan memprediksi potensi kerawanan selama Pilkada. “Kami juga meminta media untuk membantu meminimalisir berita-berita hoax yang dapat menimbulkan kegaduhan selama Pilkada,” kata Lilik. Selain itu, Polres akan fokus pada personil yang benar-benar siap secara fisik dan mental untuk memastikan keamanan selama Pilkada.
PLT Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purwakarta, Junaidi Rusli, mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah terus memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Pilkada, baik dari sisi personil maupun anggaran, termasuk fasilitas kesehatan untuk pemeriksaan kesehatan badan adhok.
“Pemerintah Daerah sudah sangat mendukung pelaksanaan Pilkada 2024, tinggal pelaksanaan dari penyelenggaraannya saja untuk melakukan tahapan-tahapan sesuai aturan yang berlaku,” ujar Iyus. Dia juga berpesan agar penyelenggara Pilkada melaksanakan tugas sesuai dengan aturan yang berlaku dan menjaga kesehatan demi kelancaran Pilkada.
“Pelaksanaan Pilkada ini harus dilakukan dengan riang gembira, sesuai dengan semangat pesta demokrasi,” tutup Junaidi Rusli. (PRO 93.10 FM Purwakarta)


