Pelantikan Pengurus Korps Alumni KNPI Kabupaten Purwakarta Periode 2024-2027, Perkuat Solidaritas Pemuda untuk Pembangunan Daerah

PURWAKARTA – Pengurus dan Ketua Korps Alumni DPD KNPI Kabupaten Purwakarta periode 2024-2027 resmi dilantik oleh Ketua DPD Korps Alumni KNPI Jawa Barat, Dian Rahadian pada Rabu, 16 Oktober 2024, di Bale Taman Maya Datar. Acara pelantikan ini dihadiri oleh Pj Bupati Purwakarta, Benni Irwan, dan mengusung tema memperteguh solidaritas seluruh jajaran Korps Alumni KNPI Purwakarta dalam partisipasi membangun daerah.

Dalam sambutannya, Benni Irwan menyatakan bahwa pelantikan ini merupakan momentum strategis bagi para pengurus untuk menyamakan persepsi, gerak, serta langkah dalam menjalankan roda organisasi ke depan. Ia juga menekankan pentingnya KNPI sebagai organisasi kepemudaan yang berada di garda terdepan dalam membangun Kabupaten Purwakarta.

“Sejarah mencatat peran penting pemuda dalam mempelopori perubahan besar di negara kita. Pemuda selalu menjadi kekuatan signifikan dalam menentukan arah dan nasib bangsa,” ujar Benni. Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah selalu memprioritaskan isu-isu kepemudaan sebagai agenda utama pembangunan, karena pemuda memiliki potensi besar untuk menciptakan perubahan positif di masyarakat.

Ketua Korps Alumni KNPI terpilih, Yoyo Yahya, SH, dalam sambutannya menyatakan bahwa KNPI memiliki tanggung jawab besar untuk terus berkontribusi dalam pembangunan Purwakarta. Menurutnya, eksistensi Korps Alumni KNPI bukan hanya sebagai simbol kebanggaan masa lalu, tetapi juga panggilan untuk mengambil peran aktif dalam berbagai aspek pembangunan daerah.

“Keberadaan kita harus nyata dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat, baik di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, sosial, maupun pemberdayaan pemuda,” kata Yoyo.

Yoyo juga menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam pembangunan daerah. Alumni KNPI, menurutnya, harus menjadi motor penggerak partisipasi aktif masyarakat. “Kita harus menjadi agen perubahan yang memperkuat demokrasi lokal dan memastikan pembangunan berjalan secara inklusif. Alumni hadir bukan hanya untuk mengkritik, tetapi juga menjadi solusi bagi masalah-masalah yang ada,” pungkasnya. (PRO 93.10 FM Purwakarta)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)