Pemberdayaan Warga Lewat Baking: Workshop Cooking Bakery di RT 19 Campaka Disambut Antusias

PURWAKARTA – Suasana hangat dan penuh semangat mewarnai Workshop Cooking Bakery yang digelar di Bale Warga RT 19, Perumahan Benteng Mutiara Mas, Kecamatan Campaka, Minggu (12/10/2025). Kegiatan yang diinisiasi oleh Ketua RT 19, Aji Justira, ini mendapat sambutan luar biasa dari warga, khususnya ibu-ibu rumah tangga di lingkungan RW 05.

Kegiatan pelatihan ini bertujuan mengasah keterampilan warga, khususnya dalam bidang kuliner bakery, sebagai langkah awal untuk mendorong pemberdayaan ekonomi rumah tangga. Tak kurang dari 38 peserta hadir, melebihi kuota awal yang ditargetkan sebanyak 20 orang.

“Alhamdulillah, tanggapannya sangat baik. Kita dari RW 05 merespons positif kegiatan yang diinisiasi oleh RT 19 ini. Ini adalah kali kedua lingkungan kita memberdayakan bale warga yang ada. RT 19 ini memang luar biasa dalam hal pengembangan lingkungan,” ungkap Ibu Ketua RW 05, Khoerunnisa.

Menurutnya, kegiatan seperti ini berpotensi menjadi agenda rutin ke depannya. Ia mengapresiasi semangat Pak RT dan tim yang ingin terus memanfaatkan bale warga sebagai pusat aktivitas positif warga.

Ketua RT 19 sekaligus ketua pelaksana, Aji Justira, menjelaskan bahwa kegiatan ini berangkat dari keprihatinan akan minimnya aktivitas produktif di kalangan ibu rumah tangga.

“Mayoritas warga di sini adalah ibu rumah tangga. Kami ingin memberikan wadah untuk mengembangkan bakat dan minat mereka, serta menciptakan kegiatan yang positif dan bermanfaat. Ke depannya, kita juga akan dorong ke arah pengolahan, distribusi, bahkan pemasaran produknya,” jelas Aji.

Salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah sosialisasi. Karena masih awam, banyak warga belum familiar dengan konsep workshop seperti ini.

“Akhirnya saya sosialisasi door to door ke masing-masing RT, bahkan minta bantuan desa untuk ikut menyebarkan informasi. Alhamdulillah, responsnya sangat bagus,” tambahnya.

Workshop kali ini menghadirkan narasumber dari praktisi bakery, Ibnu Ruslan Firmansyah dari Baker Toserba Yogya Purwakarta. Ia mengaku terkesan dengan antusiasme peserta.

“Ibu-ibu di sini semangat sekali untuk belajar. Rasa ingin tahunya tinggi, dan mereka tampak serius ingin mengembangkan usaha dari keterampilan ini,” ujarnya.

Salah satu peserta, Ibu Halimah S.Sos, mengungkapkan kesannya mengikuti pelatihan ini.

“Saya merasa sangat beruntung ikut workshop ini. Awalnya saya tidak bisa membuat kue, sekarang jadi tahu teknik dan bahan yang tepat. Ini sangat memotivasi saya untuk memulai usaha, apalagi produk seperti kue dan roti selalu dicari masyarakat,” katanya.

Ia menambahkan bahwa pelatihan seperti ini bisa menjadi titik awal usaha dari rumah yang menjanjikan.

“Makanan itu nggak pernah sepi peminat. Ini bisa jadi penghasilan dari hobi, asal serius dijalani,” tutup Ibu Halimah dengan penuh semangat.

Dengan melihat tingginya antusiasme warga, kegiatan serupa direncanakan akan terus berlanjut. Bahkan, ke depannya, tidak menutup kemungkinan dibentuk komunitas atau program usaha bersama warga.

Kegiatan ini menjadi bukti bahwa dengan kolaborasi dan semangat gotong royong, sebuah lingkungan bisa tumbuh menjadi lebih produktif dan mandiri. (ME – PRO 93.10 FM)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)