Diskanak Purwakarta Pastikan Ketersediaan Hewan Kurban Menjelang Idul Adha

PURWAKARTA – Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Purwakarta lakukan berbagai persiapan menjelang Idul Adha 1445 H/2024. Yakni dengan melakukan sosialisasi kepada petugas DKM/Panitia Hewan Kurban serta Melepas Petugas Pemeriksa Hewan Kurban.

Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Purwakarta Siti Ida Hamidah mengatakan Untuk keperluan Hari Raya Kurban nanti, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada petugas DKM/Panitia Kurban yang akan melaksanakan kurban di wilayah masing-masing serta melepas Petugas Pemeriksa Hewan Kurban dengan tujuan agar masyarakat mendapatkan hewan kurban terbaik yang telah diperiksa kesehatannya oleh petugas terkait.

“Sosialisasi kepada Petugas DKM/Panitia Kurban akan dilaksanakan pada 6 Juni oleh para petugas yang sudah disiapkan oleh kami. Sedangkan untuk pelepasan petugas pemeriksa hewan kurban pada 10 Juni 2024 yang terdiri dari 78 orang yang disebar pada 17 Kecamatan,” Kata Ida saat ditemui Pro FM dikantornya Rabu, 22/05/2024.

Lalu, Lanjut Ida, berkaitan dengan penertiban tempat-tempat penjualan hewan qurban akan membuat surat edaran agar lebih tertib dan tidak mengganggu fasilitas umum.

“Kami akan berikan surat edaran agar mereka boleh berjualan tetapi di tempat yang kira-kira tidak mengganggu fasilitas umum agar tertata dengan rapih,” Ujar Ida.

Sementara, Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Drh. Wini Karmila, MP menuturkan untuk kebutuhan ternak kurban saat ini, jika merujuk pada tahun 2023, maka tahun 2024 untuk sapi 2.221 ekor, kerbau 27 ekor, kambing 347 ekor, Domba 7.125 ekor.

“Sebagai estimasi meningkat 5 -10 % dari tahun lalu. Karena tidak semuanya berasal dari dalam Purwakarta tetapi juga ada dari luar daerah seperti Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Lampung. Yang Pada dasarnya ada rekomendasi bahwa hanya ternak-ternak yang sehat saja yang bisa masuk ke Purwakarta,” tutur wini.

Lebih lanjut Wini menerangkan pemeriksaan dan pelaksanaan vaksinasi PMK untuk Sapi, Kerbau, Domba dan Kambing telah dilakukan di seluruh wilayah Kabupaten Purwakarta. Serta menghimbau masyarakat untuk membeli ternak di pasar hewan yang sudah disediakan atau di lapak-lapak penjualan yang sudah terpasang label atau stiker pemeriksaan oleh petugas.

“Semua penyediaan hewan Kurban terpusat baik di pasar ingon-ingon ciwareng, dan di tiga tempat lainnya seperti di Pasar Wanayasa, Pasar Citeko Plered dan Pasar Bojong,” terang Wini.

Tak lupa berpesan kepada petugas DKM/Panitia Kurban agar memperhatikan peredaran daging kurban baik dari keamanan, Kesehatan, keutuhan dan kehalalan. Dan juga perhatikan proses pemotongan dan pengemasan yang bersih dan higienis.

“Peredaran daging kurban harus memperhatikan kriteria aman, sehat, utuh, dan halal. Aman berarti tidak mengandung bahan berbahaya, sehat berarti mengandung bahan-bahan yang bergizi, utuh berarti tidak tercampur dengan daging atau bahan lain, dan halal berarti pemotongan sesuai dengan syariat Islam. Memperhatikan kriteria tersebut, kami menghimbau kepada petugas-petugas DKM yang akan melakukan pemotongan hewan atau daging kurban untuk memisahkan jeroan dan daging, memisahkan tulang dan jeroan, serta menggunakan kemasan yang bersih dan higienis,” jelasnya. (ME-PRO 93.10 FM)

Tinggalkan Komentar

error: Klik Play Streaming
%d blogger menyukai ini: