Festival Dulag Meriahkan Idulfitri 1447 H di Purwakarta, Puluhan Peserta Ikuti Lomba

PURWAKARTA – Puluhan peserta dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan kecamatan di Kabupaten Purwakarta mengikuti Festival Dulag dalam rangka menyambut Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut digelar di Alun-alun Pasanggrahan Padjadjaran pada Kamis (19/3/2026) dan dihadiri sejumlah pejabat daerah, di antaranya Sekretaris Daerah Purwakarta Sri Jaya Midan, jajaran kepala OPD, pimpinan Bank Jabar, Kepala Lapas Kelas IIB Purwakarta, Wakapolres, serta para camat.

Sekda Purwakarta, Sri Jaya Midan, mengatakan bahwa Festival Dulag merupakan kegiatan rutin tahunan dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, tradisi dulag atau bedug memiliki nilai sejarah yang erat kaitannya dengan penyebaran Islam di Nusantara oleh Wali Songo.

“Festival Dulag ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi juga bagian dari upaya melestarikan tradisi umat Islam sekaligus mengenalkan sejarah kepada generasi muda,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman anak-anak terhadap sejarah dan budaya Islam di Indonesia.

Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Bagian Kesra Setda Purwakarta, Dindin Ibrahim Mulyana, menjelaskan bahwa Festival Dulag merupakan agenda rutin Pemerintah Daerah Purwakarta setiap menjelang Idulfitri.

 

Dalam pelaksanaannya, lomba dibagi menjadi dua kategori, yaitu:

  • Kategori Dinas/Badan/Kantor/BUMD
  • Kategori Kecamatan

 

Dari hasil penilaian dewan juri, berikut para pemenang Festival Dulag 1447 H:

Kategori OPD/Badan/BUMD:

Juara 1: Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar)

Juara 2: Disporaparbud

Juara 3: Dinas Pendidikan

 

Kategori Kecamatan:

Juara 1: Kecamatan Purwakarta

Juara 2: Kecamatan Wanayasa

Juara 3: Kecamatan Bungursari

 

Adapun penilaian dalam Festival Dulag meliputi beberapa aspek, di antaranya:

  • Jenis tabuhan dulag dan takbir
  • Kreativitas dan bentuk penampilan
  • Durasi waktu penampilan
  • Kepatuhan terhadap tata tertib festival

 

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Purwakarta berharap tradisi dulag tetap lestari sekaligus menjadi sarana edukasi budaya bagi masyarakat, khususnya generasi muda. (PRO 93.10 FM)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)