PURWAKARTA – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) dan Peringatan Hari Pekerja Indonesia (Harpekindo) digelar di Pusdiklat KSPSI Kawasan Jatiluhur, Purwakarta, Sabtu (21/2/2026).
Momentum tersebut juga dirangkaikan dengan pengumuman dan pelantikan Anggota Dewan Penasihat KSPSI oleh Listyo Sigit Prabowo selaku Kapolri sekaligus Ketua Dewan Penasihat KSPSI.
KSPSI di bawah kepemimpinan Andi Gani Nena Wea dikenal sebagai serikat pekerja pertama dan terbesar di Indonesia. Berdiri sejak Februari 1973, organisasi ini kini memiliki jutaan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia hingga luar negeri.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh penting, di antaranya Menteri Ketenagakerjaan Yassierli, Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Rudi Setiawan, serta Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dan jajaran Forkopimda.
Tantangan Disrupsi dan AI
Dalam sambutannya, Menteri Ketenagakerjaan Prof. Yassierli mengucapkan selamat atas usia ke-53 KSPSI yang dinilainya telah banyak melewati dinamika perjuangan buruh.
Ia mengingatkan bahwa tantangan ke depan semakin kompleks, mulai dari ketidakpastian geopolitik global hingga disrupsi teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan robotik yang mengubah lanskap dunia kerja.
“Ke depan dunia AI dan robotik adalah sesuatu yang harus kita hadapi bersama. Namun dengan kebersamaan dan kolaborasi, kita siap menghadapinya. Prinsip kami adalah inklusivitas, tidak boleh ada yang tertinggal akibat perubahan industri,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi kontribusi KSPSI dalam menjaga kondusivitas hubungan industrial serta mendorong organisasi tersebut agar semakin solid, modern, dan responsif terhadap kebutuhan anggotanya.
Sinergi Hadapi Dinamika Global
Sementara itu, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan pentingnya sinergi dan kolaborasi dalam menghadapi dinamika global yang berdampak pada ketenagakerjaan nasional.
Menurutnya, setiap negara saat ini tengah berupaya bertahan (survival) dengan sumber daya yang dimiliki, termasuk Indonesia.
“Dengan sinergitas dan kolaborasi, kita akan semakin baik menghadapi dinamika global yang tidak mudah. Aspirasi buruh akan terus kami kawal dalam koridor aturan yang benar,” tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Prabowo Subianto melalui program prioritas strategis mendorong hilirisasi dan pembangunan 18 industri strategis yang diharapkan mampu membuka lapangan kerja baru.
Selain itu, sejumlah kebijakan seperti bantuan subsidi upah, penyesuaian upah minimum, hingga jaminan sosial ketenagakerjaan menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan perlindungan sosial berkelanjutan bagi pekerja.
Perkuat Kolaborasi Pengusaha dan Serikat
Kapolri menekankan pentingnya keseimbangan antara iklim investasi dan perlindungan hak pekerja. Ia berharap kolaborasi antara pengusaha dan serikat pekerja terus diperkuat agar investasi tetap tumbuh tanpa mengabaikan kesejahteraan buruh.
Perayaan HUT ke-53 KSPSI dan Harpekindo 2026 ini menjadi momentum refleksi sekaligus konsolidasi gerakan buruh nasional untuk menghadapi era transformasi industri dengan semangat solidaritas, dialog, dan kolaborasi. (PRO 93.10 FM)


