PURWAKARTA – Musyawarah Kabupaten (Muskab) VII Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Purwakarta yang digelar di Prime Plaza Hotel Purwakarta, Selasa (9/6/2026), menjadi momentum penting bagi dunia usaha di Purwakarta. Dalam forum tersebut, R. Priyatna Kusumah terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Kadin Purwakarta periode 2026 – 2031 mendatang setelah organisasi tersebut mengalami kekosongan kepemimpinan selama kurang lebih empat tahun.
Pembukaan Muskab VII dihadiri langsung oleh Bupati Purwakarta, Saepul Bahri Binzein atau yang akrab disapa Om Zein. Kehadiran orang nomor satu di Purwakarta itu menjadi bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap penguatan peran Kadin sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan investasi.
Ketua Kadin Jawa Barat, Almer Fariq Rusyadi, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Muskab VII sekaligus mengucapkan selamat kepada R. Priyatna Kusumah yang terpilih sebagai Ketua Kadin Purwakarta. Menurutnya, terpilihnya kepengurusan baru menjadi awal kebangkitan Kadin Purwakarta untuk mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah.
“Setelah empat tahun kosong, akhirnya Kadin Purwakarta memiliki ketua kembali. Ini menunjukkan bahwa organisasi siap bergerak dan bermitra dengan pemerintah daerah. Kehadiran Pak Bupati hari ini juga menjadi bukti bahwa kolaborasi antara pemerintah dan dunia usaha sangat penting untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif,” ujar Almer.
Ia menegaskan bahwa tugas utama Kadin tidak hanya mengawal investasi, tetapi juga menjaga iklim usaha yang sehat serta merangkul seluruh pelaku usaha dan pemangku kepentingan. Menurutnya, seluruh anggota Kadin harus bersatu dalam satu visi untuk mendukung pembangunan dan mengawal masuknya investasi ke Kabupaten Purwakarta.
Almer juga menyampaikan pesan agar Kadin mampu membangun kolaborasi yang kuat dengan seluruh elemen dunia usaha. Muskab VII Kadin Purwakarta dinilai sebagai langkah nyata untuk menciptakan ekosistem usaha yang terintegrasi dan berdaya saing, sehingga pelaku usaha lokal dapat menjadi tuan rumah di daerahnya sendiri.
Sementara itu, Bupati Purwakarta Om Zein menyambut baik terpilihnya R. Priyatna Kusumah sebagai Ketua Kadin Purwakarta. Menurutnya, proses pemilihan secara aklamasi mencerminkan kedewasaan organisasi serta kesiapan seluruh anggota untuk bekerja bersama membangun iklim investasi yang semakin baik.
“Setelah sekian lama akhirnya Kadin Purwakarta memiliki ketua lagi. Ini menunjukkan bahwa Kadin sudah siap bekerja dan berkolaborasi untuk menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Pemerintah sudah menyiapkan berbagai zona pengembangan, mulai dari kawasan industri hingga pertanian dan perkebunan. Tinggal bagaimana Kadin mampu mengisi dan mengoptimalkan potensi yang ada,” kata Om Zein.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Purwakarta terus berupaya meningkatkan capaian investasi setiap tahunnya. Bahkan, dirinya berharap nilai investasi yang masuk ke Purwakarta dapat mencapai Rp15 triliun agar perputaran ekonomi daerah semakin kuat dan berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.
Menurut Om Zein, meski selama beberapa tahun terakhir Kadin Purwakarta belum memiliki ketua definitif, kondisi tersebut tidak menghambat pertumbuhan investasi daerah. Pada tahun 2025, realisasi investasi berhasil melampaui target yang ditetapkan sebesar Rp12,4 triliun. Capaian itu menjadi modal optimisme untuk mencapai bahkan melampaui target investasi tahun 2026 sebesar Rp13,2 triliun.
Ia berharap kepengurusan Kadin Purwakarta di bawah kepemimpinan R. Priyatna Kusumah mampu menjadi motor penggerak dunia usaha sekaligus mitra pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kondusivitas iklim investasi. Selain itu, Kadin juga diharapkan dapat memberikan perhatian terhadap sektor pertanian yang hingga saat ini masih menjadi salah satu sektor utama penyerap tenaga kerja di Kabupaten Purwakarta.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru melalui Muskab VII, Kadin Purwakarta diharapkan semakin solid dalam membangun sinergi dengan pemerintah daerah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya guna memperkuat pertumbuhan ekonomi serta meningkatkan daya saing investasi di Kabupaten Purwakarta. (ME – 93.10 FM)



