PURWAKARTA – Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2024 resmi dibuka di Kabupaten Purwakarta, dengan sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta (Ex Officio Kepala BPBD) Norman Nugraha yang disampaikan oleh Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Heryadi Erlan.
Dalam sambutannya, Heryadi Erlan menyatakan bahwa pengurangan risiko bencana merupakan upaya sistematis untuk menganalisis risiko dampak bencana terhadap kehidupan dan penghidupan masyarakat.
“Setelah berbagai upaya penanggulangan bencana di Indonesia, kita telah mencapai banyak kemajuan. Namun, pencapaian ini perlu terus dimonitor dan dievaluasi untuk mencegah munculnya risiko baru,” ujar Erlan pada Senin, (14/10/24).
Peringatan bulan PRB nasional yang diselenggarakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) juga dilaksanakan di Banda Aceh, bersamaan dengan peringatan 20 tahun tsunami Aceh, dengan tema “Peningkatan Kapasitas Masyarakat Pesisir terhadap Gempa Bumi dan Tsunami” serta tagline “Naingat Selamat”. Di Jawa Barat, kegiatan serupa juga telah dilaksanakan dengan tagline “Anak Jabar Sadar Bencana”.
Sementara di Kabupaten Purwakarta, tutur Erlan kegiatan bulan PRB akan berlangsung mulai hari ini, 14 Oktober hingga 18 Oktober 2024. Berlokasi di Halaman Kantor BPBD Kabupaten Purwakarta.
Dengan harapan, kegiatan yang dilaksanakan hari ini dapat mengurangi dampak kebencanaan di Kabupaten Purwakarta. Ia juga mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak dalam kegiatan ini.
Kegiatan dalam peringatan bulan PRB ini meliputi:
- Pameran: Memperlihatkan peralatan sarana dan prasarana BPBD dalam penanggulangan kebencanaan.
- Sosialisasi: Koordinasi dan edukasi kepada sekolah-sekolah, sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran akan risiko bencana, terutama setelah kejadian gempa di Bandung yang mengakibatkan korban di kalangan pelajar.
- Kesiapsiagaan Musim Hujan: Menyikapi prediksi musim hujan dengan intensitas tinggi yang akan datang, BPBD Kabupaten Purwakarta telah menyiapkan langkah-langkah antisipatif untuk mengurangi dampak bencana.
(PRO 93.10 FM Purwakarta)


