Sinergi Aspirasi Rakyat dan Kebijakan Daerah Menuju APBD 2026 yang Pro Rakyat

PURWAKARTA – Anggota DPRD Kabupaten Purwakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Warseno, S.E, melaksanakan kegiatan Reses Masa Sidang Pertama Tahun 2025 di Kelurahan Purwamekar, Kecamatan Purwakarta, pada Rabu (19/11/2025). Kegiatan ini merupakan agenda resmi untuk menyerap aspirasi masyarakat sebagai bahan penyusunan APBD 2026 yang lebih pro rakyat.

Saat ini, Warseno menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Purwakarta, komisi yang membidangi pemerintahan dan perizinan. Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kelurahan Purwamekar.

“Hari ini kami melaksanakan masa reses untuk menyerap aspirasi masyarakat Purwamekar. Harapan saya, seluruh wilayah mulai dari RB 1 sampai RB 9, dari RT 1 sampai RT 27 dapat terakomodir dalam pembangunan,” ujar Warseno.

Sebagai warga Kelurahan Purwamekar, Warseno juga menyampaikan harapan pribadinya agar pembangunan di wilayah tersebut semakin merata dan memberi dampak langsung bagi masyarakat.

“Saya juga bagian dari masyarakat Purwamekar. Harapannya, kelurahan ini semakin baik dan semakin istimewa,” tambahnya.

Dalam dialog bersama warga, sejumlah aspirasi prioritas disampaikan, terutama terkait pembangunan jalan lingkungan dan drainase yang belum terealisasi sejak lama.

Ketua RW 05 Kelurahan Purwamekar, Aris, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan reses yang dinilai efektif dalam membuka jalur komunikasi antara masyarakat dan wakil rakyat.

“Alhamdulillah, menurut saya kegiatan ini sangat bagus dan efektif. Kami berharap ada pemerataan pembangunan. Selama ini hanya sebagian wilayah yang tersentuh. Melalui reses ini, Pak Dewan bisa mendata wilayah mana saja yang belum tergarap,” ujar Aris.

Ia juga menegaskan bahwa usulan pembangunan di wilayahnya sudah disampaikan sejak tahun 2012, namun belum terealisasi hingga saat ini.

“Kami berharap Pak Warseno dapat merealisasikan beberapa usulan kami, khususnya pembangunan jalan lingkungan sekitar 100 meter dan drainase yang kondisinya sudah sangat usang dan membutuhkan perbaikan,” tegasnya.

Aspirasi-aspirasi yang dihimpun dalam reses ini akan dibawa ke pembahasan di DPRD sebagai bahan penyusunan kebijakan pembangunan daerah, khususnya untuk memastikan APBD 2026 lebih tepat sasaran dan berpihak pada kebutuhan masyarakat Purwakarta. (ME – PRO 93.10 FM)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)