Pelepasan Jamaah Haji Purwakarta 2026, 445 Jamaah Kloter 12 Diberangkatkan dari Tajug Gede

PURWAKARTA – Pemerintah Kabupaten Purwakarta bersama Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta secara resmi melepas keberangkatan calon jamaah haji tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Tajug Gede Cilodong, Kecamatan Bungursari, pada Rabu (29/4/2026).

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Purwakarta, Syamsi Mufti, menyampaikan bahwa pada hari ini diberangkatkan jamaah haji asal Purwakarta yang tergabung dalam Kloter 12  KJT sebagai gelombang pertama.

“Alhamdulillah, pagi ini kita memberangkatkan jamaah haji asal Kabupaten Purwakarta yang tergabung dalam Kloter 12 KJT  dengan jumlah 445 orang, termasuk petugas kloter,” ujarnya.

Ia menambahkan, untuk gelombang kedua, jamaah Purwakarta akan tergabung dalam Kloter 40 bersama jamaah dari Kabupaten Cirebon dan Indramayu. Rencananya, kloter tersebut akan diberangkatkan pada 19 Mei 2026.

“Baik Kloter 12 maupun Kloter 40 akan diberangkatkan melalui Bandara Kertajati dan sebelumnya akan dikumpulkan di Embarkasi Asrama Haji Indramayu,” tambahnya.

Syamsi juga menekankan bahwa penyelenggaraan ibadah haji tahun ini tidak terlepas dari dukungan aktif Pemerintah Daerah Kabupaten Purwakarta. Sesuai amanat undang-undang, pemerintah daerah berperan sebagai panitia penyelenggara pemberangkatan haji di tingkat kabupaten.

“Pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, termasuk penyediaan kendaraan dinas untuk menjemput jamaah dari rumah masing-masing menuju titik kumpul di Masjid Tajug Gede. Seluruh fasilitas tersebut ditanggung oleh pemerintah daerah,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, diketahui jamaah haji termuda berasal dari Kecamatan Bojong, yakni Siti Hoiratul Laila yang berusia 18 tahun. Sementara jamaah tertua adalah seorang lansia berusia 90 tahun, warga Desa Wanawali, Kecamatan Cibatu.

Sementara, Siti Hoiratul Laila mengungkapkan rasa syukurnya dapat berangkat haji di usia muda. Ia berangkat sebagai penerima pelimpahan porsi dari almarhum ayahnya yang wafat pada tahun 2023.

“Saya saat ini berusia 18 tahun dan sedang kuliah semester dua. Alhamdulillah, saya bisa berangkat haji tahun ini sebagai pelimpahan dari bapak saya,” ungkapnya.

Ia juga mengapresiasi bantuan transportasi dari pemerintah daerah yang dinilai sangat membantu para jamaah.

“Alhamdulillah, dengan adanya fasilitas kendaraan dari pemerintah, kami sangat terbantu untuk menuju titik kumpul,” tambahnya.

Pelepasan jamaah haji ini berlangsung khidmat dan penuh haru, diiringi doa dari keluarga serta masyarakat yang hadir, dengan harapan seluruh jamaah diberikan kelancaran dan menjadi haji yang mabrur. (ME – PRO 93.10 FM)

Iklan Layanan Masyarakat (ILM)